Bahasa Pemrograman Pascal

1 comment


Apa itu Pascal?

Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.
Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:

* Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
* User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
* Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
* Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
* Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI). Selain itu, Bahasa PASCAL masih digunakan dalam IOI (International Olympiad in Informatics).
Dalam bahasa Pascal terdapat beberapa jenis tipe data yang bisa digunakan untuk sebuah variabel atau konstanta pada program. Tipe Data tersebut antara lain adalah
Tipe Data
Deskripsi (range variabel)
angka dari 0 sampai 255
angka dari -32768 to 32767
semua nilai pecahan dari 1E-38 to 1E+38
nilai TRUE atau FALSE
semua karakter dari tabel ASCII
semua huruf, spasi, frase

1. Reserved Word (Kata Tercadang) Bahasa Pascal
Reserved Word adalah kata-kata yang sudah didefinisikan pada Pascal dan mempunyai arti tertentu. Kata-kata tersebut tidak boleh digunakan sebagai identifier (Pengenal).
Contoh : Program, Begin, End, If, For, While, Repeat, Write, Read.

2. Skema dari program pascal
Skema dari program Pascal adalah sebagai berikut.
Program nama_program;
[ Deklarasi label ]
[ Deklarasi konstanta ]
[ Deklarasi tipe ]
[ Deklarasi variabel ]
[ Deklarasi subprogram ]
Begin
Pernyataan;
….
Pernyataan;
End.

3. Deklarasi Prosedur dan Fungsi
Deklarasi Prosedur (Procedure) dan Fungsi ( Function) digunakan apabila program memiliki subprogram (bagian program) yg diletakkan terpisah dalam blok sendiri.

3.1 Prosedur
Prosedur adalah subprogram yang menerima masukan tetapi tidak mempunyai keluaran secara langsung. Cara mendeklarasikan sebuah prosedur adalah sebagai berikut :
procedure A; { nama prosedur adalah A }
begin
{ statement }
end;
Pendeklarasian prosedur di atas adalah untuk prosedur yang tidak memerlukan parameter. Parameter adalah data masukan untuk subprogram yang nantinya akan diproses lebih lanjut dalam subprogram tersebut. Dalam Pascal, dikenal dua macam parameter yaitu :
1) Parameter nilai (value parameter), dan
2) Parameter referensi (reference parameter).
Cara mendeklarasikan parameter tersebut adalah sebagai berikut :
procedure B(X : integer; var Y : integer);
begin
{ statement }
end;

3.2 Fungsi
Fungsi adalah subprogram yang menerima masukan dan mempunyai keluaran secara langsung. Cara mendeklarasikan sebuah fungsi adalah sebagai berikut :
function A : integer; { nama fungsi adalah A dengan }
begin { tipe data keluaran adalah integer }
{ statement }
A := 3; { nilai yang dikeluarkan fungsi }
end;
Sebagaimana dalam prosedur, fungsi juga dapat diberikan parameter. Cara mendeklarasikan fungsi dengan parameter juga tidak jauh berbeda dengan pendeklarasian parameter pada prosedur.
function B(X : integer) : integer;
begin
{ statement }
B := X * 2;
end;

3.4 Rekursi
Dalam Pascal, ada satu kelebihan dalam cara pemanggilan subprogram. Pascal mengijinkan pemanggilan suatu subprogram dari dalam subprogram itu sendiri. Tidak semua bahasa pemrograman mengijinkan cara pemanggilan subprogram seperti itu karena akan banyak memakan memori. Untuk lebih jelasnya perhatikan potongan program di bawah ini:
procedure Z;
begin
{ statement }
Z;
end

4. Tipe Data
Dalam bahasa Pascal, secara garis besar dikenal dua macam tipe data yaitu tipe data sederhana (primitive type) dan tipe data kompleks (complex type). Tipe data sederhana adalah tipe data yang hanya mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabelnya. Contoh tipe data sederhana adalah tipe numerik (integer dan real), tipe data karakter, tipe data boolean dan tipe data ennumerasi. Tipe data kompleks adalah tipe data yang mampu menyimpan lebih dari satu nilai dalam tiap satu variabelnya. Contoh tipe data kompleks adalah string, array (larik), record dan object.
Bentuk umum dari deklarasi tipe data adalah
Type pengenal = tipe
Keterangan:
pengenal : nama pengenal yang menyatakan tipe data.
tipe : tipe data yang berlaku dalam Turbo Pascal.

4.1 Tipe Data Sederhana
4.1.1 Tipe Ordinal
Semua tipe sederhana disebut tipe ordinal kecuali real. Karakteristik tipe data ordinal antara lain :
- Semua kemungkinan nilai dari suatu tipe ordinal merupakan himpunan berurutan dan setiap nilai berkaitan dengan ordinalitasnya yaitu nilai integral.
- Fungsi standard ord dapat diterapkan pada sembarang tipe ordinal untuk mengetahui ordinalitasnya.
- Fungsi standard pred dapat diterapkan untuk mengetahui predesesor.
- Fungsi standard succ dapat diterapkan untuk mengetahui suksesor.

4.1.2 Tipe Integer
Tipe integer adalah tipe data yang nilainya tidak mempunyai titik desimal. Ada lima tipe data yang termasuk dalam kelompok ini seperti terlihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 2.1 Tipe integer
Tipe
Batas Nilai
Ukuran dalam byte
byte
0..255
1
shortint
-128..127
1
integer
-32768..32767
2
word
0..65535
2
longint
-2147483648..2147483647
4
Tipe data juga menentuka operasi yang bisa dikerjakan. Pada tipe integer operator-operator yang bisa dikerjakan antara lain:
Tabel 2.2 Operator-operator pada tipe integer
Operator
Kegunaan
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
div
Pembagian
mod
Sisa pembagian

4.1.3 Tipe Boolean
Data tipe boolean mempunyai dua nilai yakni benar dan salah. Dengan memakai operator and, or atau not maka dapat dibentuk ungkapan boolean yang lebih rumit.

4.1.4 Tipe Char
Tipe char digunakan untuk mendefinisikan tipe data yang nilainya merupakan himpunan karakter yang dikenal komputer seperti yang tersaji dalam tabel ASCII. Dalam program, konstanta bertipe char ditulis diantara tanda petik, misalnya 'A' . Perlu diingat bahwa data bertipe char hanya terdiri dari 1 karakter.

4.1.5 Tipe Terbilang
Disebut tipe terbilang karena semua nilai disebut satu persatu, contoh
Type Toko = (baru, ramai, sukses, rapi, gadjah)
Perlu diperhatikan bahwa dalam tipe terbilang semua data harus diletakkan di antara kurung, urutan datanya harus diperhatikan karena akan mempengaruhi fungsi pred dan succ.

4.1.6 Tipe Subjangkauan
Tidak jarang terjadi batas nilai yang mungkin untuk suatu perubah merupakan bagian atau subjangkauan dari tipe data yang telah didefinisikan, contoh nilai ujian adalah dari 0 sampai 100.
type Nilai = 0..100;

4.1.7 Tipe Real
Konstanta bertipe real adalah bilangan yang berisi titik desimal. Dalam Pascal paling sedikit harus ada satu digit sebelum dan sesudah titik desimal, tidak boleh ada koma dan nilainya bisa positif atau negatif.
Dalam Turbo Pascal terdapat lima macam tipe real yaitu real, single, double, extended dan comp seperti terlihat pada tabel di bawah ini.
Tipe
Batasan Nilai
Angka Signifikan
Ukuran dalam byte
real
2.9 x 10E-39..1.7 x 10E38
11-12
6
single
1.5 x 10E-45..3.4 x 10e38
7-8
4
double
5.0 x 10E-324..1.7 x 10E308
15-16
8
extended
1.9 x 10E-4951..1.1 x 10E4932
19-20
10
comp
-2E63 + 1..2E63 – 1
19-20
8
Operator-operator pada tipe real adalah :
Operator
Kegunaan
+
Penjumlahan
-
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian

4.2.2 Tipe Data Kompleks
4.2.2.1 Tipe String
Data yang bertipe string adalah data yang berisi sederetan karakter yang banyaknya karakter bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan yaitu dari 1 sampai 255 karakter.
Bentuk umum dari deklarasi tipe string adalah:
type pengenal = string <[panjang]>
Keterangan:
pengenal : nama tipe data.
panjang : bilangan bulat yang menentukan banyaknya karakter, bila parameter panjang karakter tidak ditulis maka dianggap 255 karakter.

4.2.2.2 Tipe Larik
Larik (array) adalah tipe terstruktur yang mempunyai komponen dalam jumlah yang tetap dan setiap komponen mempunyai tipe data yang sama. Posisi masing-masing komponen dalam larik dinyatakan sebagai nomor indeks.
Bentuk umum dari tipe larik adalah
type pengenal = array [tipe_index] of tipe;
pengenal : nama tipe data.
tipe_index : tipe data untuk nomor index.
tipe : tipe data komponen.
Contoh,
type Vek = array [1..100] of integer;

4.2.2.3 Tipe Rekaman
Sama halnya dengan larik, rekaman (record) adalah kumpulan data. Perbedaan antara larik dengan rekaman adalah dalam larik semua elemennya harus bertipe sama tetapi dalam rekaman setiap elemen bisa mempunyai tipe data yang berbeda satu sama lainnya.
Bentuk umum deklarasi rekaman adalah
type pengenal = record
medan1 :tipe1;
medan2 :tipe2;
.
.
.
medann :tipen;
end;
Keterangan:
pengenal : pengenal yang menunjukkan tipe data yang akan dideklarasikan.
medan1,…, medann : nama medan yang akan digunakan.
tipe1,…, tipen : sembarang tipe data yang telah dideklarasikan sebelumnya.
Contoh deklarasi rekaman,
type Tgl_Kalender = record
Tanggal :1..31;
Bulan : 1..12;
Tahun : 1900..2000;
end;

4.2.2.4 Tipe Himpunan
Tipe himpunan adalah kumpulan obyek yang mempunyai tipe data yang sama dan urutan penulisannya tidak diperhatikan.Setiap onyek di dalam suatu himpunan disebut dengan anggota atau elemen himpunan
Bentuk umum deklarasi himpunan adalah
type pengenal = set of tipe_data;
atau dapat juga langsung dideklarasikan dalam bagian deklarasi perubah seperti berikut
var pengenal = set of tipe_data;
Keterangan:
pengenal : nama perubah atau pengenal yang akan dinyatakan sebagai tipe himpunan.
tipe_data : tipe data dari anggota himpunan, harus bertipe ordinal.
Contoh deklarasi himpunan adalah sebagai berikut.
type Irama = (jazz, rock, blues, country, classic);
Musik = set of Irama;
Nilai = set of 0..10;
Untai = set of char;
Huruf = set of 'A'..'Z';
Sakit = (pusing, mual, lemas, lesu, letih);
Penyakit = set of sakit;

4.2.2.5 Tipe Berkas
Berkas (file) adalah kumpulan sejumlah komponen yang bertipe data sama yang jumlahnya tidak tentu dan biasanya tersimpan dalam suatu media penyimpan luar. Jumlah komponen dalam berkas dapat ditambah jika diperlukan.
Dalam Pascal, berkas menyediakan data yang nantinya akan digunakan oleh suatu program. Berkas dapat berupa berkas yang disimpan di dalam cakram magnetis, pita magnetis, kartu plong dan sejenisnya atau berupa piranti logika yang selama ini kita gunakan, yaitu dengan statemen input dan output, yang menunjukkan piranti masukan keluaran standar (papan ketik dan layar tampilan).
Bentuk umum dari deklarasi berkas adalah
type pengenal = file of pengenal1;
Keterangan:
pengenal : pengenal yang akan dinyatakan sebagai tipe data berkas.
pengenal1 : tipe data komponen berkas.

Algoritma dan Bahasa Pemrograman

Leave a Comment
DASAR TEORI

  • Dasar Teori Tentang Algoritma dan Pemrograman
Algoritma adalah salah satu bidang ilmu yang pertama kali ditemukan oleh matematikawan asal Persia yang bernama “Muhammad Ibn Musa Al-Khawarizm”  lahir sekitar tahun 730 M dan meninggal antara tahun 835-850 M. Algoritma merupakan suatu metode atau langkah-langkah umum yang disusun secara sistematis dan logis  yang dugunakan untuk menyelesaikan  masalah atau kasus-kasus tertentu.
Dalam menuliskan algoritma,  dapat  digunakan  bahasa  natural  atau menggunakan notasi matematika, sehingga masih belum dapat dijalankan pada komputer. Dalam  kehidupan  sehari-hari,  kita  sudah  melakukan  penyusunan algoritma untuk menyelesaikan permasalahan atau tantangan  yang  dihadapi.  Sebagai  contoh,  pada  saat  diminta untuk  membuat  telur  dadar.  Sebelum  membuat  algoritmanya, kita  perlu  mendefinisikan  masukan  (input)  dan  luaran  (output) terlebih  dahulu, dimana  input  berupa telur  mentah, dan  output berupa telur dadar yang sudah matang.
Susunan algoritmanya sebagai berikut:
  1. Nyalakan api kompor
  2. Tuangkan minyak ke dalam wajan
  3. Pecahkan telur ayam ke dalam mangkok
  4. Tambahkan garam secukupnya
  5. Aduk campuran telur dan garam
  6. Tuang adonan telur ke dalam wajan
  7. Masak telur hingga matang
Algoritma  akan  lebih  baik  jika  ditulis  secara  sistematis menggunakan  beberapa  skema.
Program/Pemrograman adalah formulasi sebuah algoritma dalam bentuk bahasa  pemrograman, sehingga  siap  untuk dijalankan pada mesin  komputer.  Membuat  program  seperti  memberitahukan apa  yang  harus  dilakukan  kepada  orang  lain.  Sebagai  contoh, pada  saat  kita  memberitahukan  algoritma  membuat  telur dadar kepada orang lain, kita sudah melakukan pemrograman. Pemrograman  membuat  telur  dadar  kepada  orang  lain akan  lebih  mudah  karena  orang  tersebut  sudah  mengetahui apa  itu  telur  dadar.  Pada  langkah  yang  ke-3  diminta  untuk memecahkan  telur,  bagaimana  cara  orang  tersebut memecahkan  telur  tentunya  sudah  diketahui  dan  kita  tidak perlu menjelaskan terlalu detil. Lain  halnya  jika  kita  harus  menyuruh  komputer  untuk melakukan  apa  yang  kita  inginkan.
Komputer  sebenarnya hanyalah  sebuah  mesin  bodoh  yang  tidak  memiliki  emosi  dan kemampuan  bersosialisasi.  Oleh  karena  itu,  untuk  membuatnya menjadi mudah, diperlukan penyusunan algoritma yang benar.
  • Karakteristik Algoritma
  1. Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas. Sebagai contoh, dalam algoritma Euclidean, pada langkah 1, jika n = 0, algoritma berhenti, jika n tidak = 0 maka nilai n selalu berkurang sebagai akibat dari langkah 2 dan 3, dan pada akhirnya nilai n = 0. Program yang tidak pernah berhenti mengindikasikan bahwa program tersebut berisi algoritma yang salah.
  2. Setiap langkah harus di defenisikan dengan tepat dan tidak berarti dua (ambiguous). Pembaca harus mengerti apa yang di maksud dengan “m” dan “n” adalah bilangan bulat tak negatif (-). Contoh lainnya pernyataan ” bagilah p dengan beberapa sejumlah bilangan bulat positif” dapat bermakna ganda. Berapakah yang di maksud dengan “berapa” ? Algoritma menjadi jelas jika langkah tersebut di tulis “bagilah p dengan 10 buah bilangan bulat positif”
  3. Algoritma memiliki nol atau lebih masukan (input). Masukan ialah besaran yang diberikan kepada algoritma untuk di proses. Algoritma Euclidean mempunyai dua buah masukan, yaitu m dan n.
  4. Algoritma mempunya nol atau lebih keluaran (output). Keluaran dapat berupa pesan atau besaran yang memiliki hubungan dengan masukan. Algoritma Euclidean mempunyai 1 keluaran, yaitu m pada langkah 1, yang merupakan pembagi bersama terbesar dari kedua bilangan.
  5. Algoritma harus sangkil (effective). Setiap langkah harus sederhana sehingga dapat di kerjakan dalam sejumlah waktu yang masuk akal.
Algoritma dapat dituliskan ke dalam berbagai bentuk, namun struktur yang rapi dan mengikuti aturan tertentu akan membuat algoritma lebih mudah untuk dibaca dan dipahami. Selanjutnya, algoritma yang telah tersusun rapi akan diimplementasikan ke bahasa pemrograman. Algoritma dapat dituliskan ke dalam berbagai bentuk, namun dan mengikuti aturan tertentu akan membuat algoritma lebih mudah untuk dibaca dan dipahami. Selanjutnya, algoritma yang telah tersusun rapi akan
  • Flowchart
Secara  formal,  flowchart didefinisikan  sebagai  skema penggambaran  dari  algoritma  atau  proses.  Dalam  membuat  algoritma,  diperlukan  suatu  mekanisme atau  alat  bantu  untuk menuangkan hasil pemikiran  mengenai langkah-langkah  penyelesaian  masalah  yang  sistematis  dan terurut.
Pada  dasarnya  untuk  bisa  menyusun  solusi  diperlukan kemampuan  problem-solving yang  baik.  Oleh  karena  itu, sebagai  sarana  untuk  melatih  kemampuan  tersebut  terdapat sebuah  tool (alat) yang dapat digunakan, yakni  flowchart .
Dengan  menggunakan  flowchart,  tahapan-tahapan penting dalam algoritma dapat ditunjukkan dengan diagram di atas. Aliran proses ditunjukkan dengan arah panah atau disebut dengan ’flowlines’. Keuntungan  menggunakan  flowchart adalah penggunaan  diagram  untuk  menggambarkan  tahapan  proses, sehingga  lebih  mudah  dilihat  dan  dipahami.  Namun  demikian, flowchart  juga  memiliki  kelemahan,  yakni  jika  digunakan  untuk menggambarkan  proses  atau  algoritma  untuk  skala  kasus  yang besar, maka akan dibutuhkan banyak kertas.
Simbol-Simbol Flowchart
flowchart
Contoh flowchart membuat telur dadar :
 skem
Pseudocode
Skema  lain  yang  dapat  digunakan  untuk  menyusun algoritma  adalah pseudocode.  Pseudocode adalah  bentuk informal  untuk  mendeskripsikan  algoritma  yang  mengikuti struktur bahasa pemrograman tertentu.
Tujuan dari penggunaan pseudocodeadalah supaya :
  1. lebih mudah dibaca oleh manusia
  2. lebih mudah untuk dipahami
  3. lebih mudah dalam menuangkan ide/hasil pemikiran
Pseudocode sering  digunakan  dalam  buku-buku  tentang ilmu  komputer  ataupun  publikasi  ilmiah  untuk  menjelaskan urutan  proses  atau  metode  tertentu.  Seorang  programer  yang ingin yang ingin menerapkan algoritma tertentu, terutama yang kompleks  atau  algoritma  baru,  biasanya  akan  memulainya dengan membuat deskripsi dalam bentuk  pseudocode. Setelah pseudocode tersebut  jadi,  maka  langkah  selanjutnya  hanya tinggal menterjemahkannya  ke bahasa  pemrograman  tertentu. Pseudocode ini  biasnya  disusun  dalam  bentuk  yang  terstruktur dengan pendekatan sekuensial (berurutan) dari atas ke bawah.
Algoritma  yang  menjelaskan  tentang  proses  membuat telur  dadar,  sebenarnya  sudah  menerapkan  penggunaan pseudocode.  Sesungguhnya  tidak  ada  suatu  standar  untuk menyusun algoritma menggunakan pseudocode. Oleh  karena pseudocode lebih  cocok  digunakan  untuk menyusun  algoritma  dengan  kasus  yang  besar  dan  kompleks, maka sangat dianjurkan kepada programer pemula untuk mulai menggunakan  pseudocode  dalam  menyelesaikan  masalah. Berikut adalah contoh pseudocodeyang dibandingkan dengan bahasa pemrograman C++
not
  • Bahasa Pemrograman
Bahasa  pemrograman  adalah  bahasa  buatan  yang digunakan  untuk  mengendalikan  perilaku  dari  sebuah  mesin, biasanya  berupa  mesin  komputer[2],  sehingga  dapat digunakan  untuk  memberitahu  komputer  tentang  apa  yang harus dilakukan[3].
Struktur  bahasa  ini  memiliki  kemiripan  dengan  bahasa natural  manusia,  karena  juga  tersusun  dari  elemen-elemen dasar seperti: kata benda dan kata kerja serta mengikuti aturan untuk menyusunnya menjadi kalimat.
Klasifikasi Menurut Generasi :
  1. First Generation Language (1GL)
Bahasa  pemrograman  ini  berupa  kode-kode  mesin yang hanya bisa dipahami oleh mikroprosesor.
  1. Second Generation Language (2GL)
Bahasa pada generasi ini adalah  assembly language, dimana  bahasa  ini  masih  menggunakan  kode-kode yang  disebut  dengan mnemonic.  Bahasa  assembly disebut  sebagai  generasi  kedua  karena  bahasa  ini bukan  bahasa  asli  mikroprosesor,  meskipun  begitu programer  tetap  harus  mengetahui  keunikan  dari masing-masing  mikroprosesor  (register  dan  jenis instruksi).
  1. Generasi ketiga
Bahasa  pemrograman  generasi  ketiga  sengaja didesain  supaya  mudah  dipahami  oleh  manusia. Pada generasi ini mulai dikenalkan istilah variabel, tipe data,  ekspresi  aljabar  dan  sudah  mendukung pemrograman terstruktur. Contoh  bahasa:  FORTRAN,  COBOL,  ALGOL,  BASIC,  C, C++, Pascal, Java.
  1. Generasi keempat
Pada  generasi  ini,  bahasa  pemrograman  didesain untuk  mengurangi  effort dan  mempercepat  proses pembuatan  program.  Pada  3GL,  pembuatan program  membutuhkan  waktu  yang  lama  dan
mudah  sekali  didapati  error.  Pada  4GL,  telah menggunakan  metodologi  dimana  sebuah  perintah
dapat  menghasilkan  beberapa  instruksi  3GL  yang kompleks dengan sedikit error.
Contoh bahasa:
  1. Pemrograman  umum  :  DataFlex,  WinDev, PowerBuilder
  2. Basis data : SQL, Progress 4GL
  3. Manipulasi  data,  analisis  dan  pelaporan  :  ABAP, Matlab, PL/SQL.
    1. Generasi kelima
Bahasa  pemrograman  generasi  kelima  disebut sebagai  constraint-programming atau  declarative-programming .  Program  tidak  dituliskan  dalam  bentuk algoritma  melainkan  dituliskan  batasan  atau  fakta dari sebuah lingkup masalah, sehingga program akan menghasilkan luaran dalam bentuk solusi[5].
Bahasa  pemrograman  ini  digunakan  untuk membangun  sistem  kecerdasan  buatan  dan  belum digunakan secara  meluas  di  dunia  industri.  Contoh bahasa: Prolog, LISP, Mercury.

  • Langkah – Langkah Pemecahan Masalah
Pemecahan masalah menukarkan isi gelas :
  1. Ambil gelas lagi, anggap saja namanya Gelas “C”
  2. Tuangkan isi gelas “A” ke gelas “C”
  3. Tuangkan isi gelas “B” ke gelas “A”
  4. Terakhir, tuangkan isi gelas “C” ke gelas “A”
Pemecahan masalah Jars Game :
  1. Ambil air dengan guci yang berukuran 5L
  2. Isikan air tersebut kedalam guci yang berukuran 7L
  3. Ambil air lagi menggunakan guci yang berukuran 5L
  4. Isikan kembali air tersebut kedalam guci yang berukuran 7L
  5. Buang semua isi guci yang berukuran 7L
  6. Tuangkan sisa air yang ada di dalam guci berukuran 5L kedalam guci yang berukuran 7L
  7. Ambil air lagi menggunakan guci yang berukuran 5L
  8. Isikan lagi air tersebut kedalam guci yang berukuran 7L
  9. Buang semua air yang ada di guci 7L
  10. Tuangkan sisa air dari guci berukuran 5L kedalam guci berukuran 7L
  11. Ambil lagi air menggunakan guci berukuran 5L
  12. Terakhir, tuangkan air dari guci 5L ke dalam guci 7L.
Pemecahan masalah Game Menyebrangkan Orang
  1. Seberangkan orang no 1 dan 2
  2. Orang no 1 kembali lagi
  3. Seberangkan orang no 4 dan 5
  4. Orang no 2 kembali lagi
  5. Seberangkan orang no 1 dan 3
  6. Orang no 1 kembali lagi
  7. Terakhir, seberangkan orang no 1 dan 3
Pemecahan masalah Canibal Game :
  1. Naikkan 2 orang kanibal kedalam kapal
  2. Seberangkan 2 orang kanibal tersebut
  3. 1 orang kanibal kembali lagi menjemput kanibal yang lain
  4. Seberangkan lagi 2 kanibal tersebut
  5. 1 kanibal kembali lagi
  6. Naikkan 2 orang misionari kedalam kapal
  7. Seberangkan misionari tersebut
  8. 1 misionari kembali lagi dengan 1 kanibal
  9. Naikkan 1 misonari lagi kedalam kapal
  10. Seberangkan 2 misonari tersebut
  11. Turunkan kedua misionari tersebut
  12. Naikkan 1 kanibal yang ada di seberang kedalam kapal
  13. Seberangkan kanibal tersebut untuk menjemput temannya
  14. Naikkan 1 kanibal kedalam kapal
  15. Seberangkan kanibal tersebut
  16. Turunkan 1 kanibal, satunya kembali lagi untuk menjemput temannya
  17. Naikkan kanibal terakhir kedalam kapal
  18. Seberangkan kanibal-kanibal tersebut
  19. Terakhir, turunkan dua-duanya.
Pemecahan masalah Wolf Game :
  1. Naikkan kambing ke dalam kapal
  2. Seberangkan kapal
  3. Turunkan kambing tersebut
  4. Petani kembali lagi
  5. Naikkan kubis kedalam kapal
  6. Sebrangkan kapal
  7. Turunkan kubis
  8. Naikkan kambing
  9. Petani kembali lagi dengan kambing
  10. Turunkan kambing
  11. Naikkan anjing ke dalam kapal
  12. Sebrangkan kapal
  13. Turunkan anjing tersebut
  14. Petani kembali lagi
  15. Naikkan kambing ke dalam kapal
  16. Seberangkan kapal
  17. Terakhir, Tutunkan kambing dari kapal


Pastur Rusia : Kaum Muslimin Akan Mewarisi Dunia Ini

Leave a Comment
Seorang Pastur di Rusia mengakui, dalam sebuah Video yang tersebar di internet (lihat: video pengakuan pastur), bahwa masa depan adalah milik kaum muslimin, mereka akan mewarisi dunia ini dan mengisinya.”
Pastur Rusia tersebut menyebutkan bahwa alasan dibalik semua itu adalah karena ketekunan mereka dalam menyembah Allah sepenuhnya, ia mengatakan,”ketika melaksanakan Sholat Ied, Kaum Muslimin “meneror” lalu lintas dari lingkungan mereka, dan ribuan orang sujud merendah diri dihadapan Tuhannya.”

Pastur melanjutkan,”pemandangan ini yang telah hilang dari kita” dan kita tidak melihat kecuali hanya orang tua yang pergi ke gereja.”

Dalam pengakuannya tersebut, Pastur menceritakan seorang wanita Rusia bercerita tentang supir taksi beragama Muslim, ia mengatakan:”Supir taksi muslim tidak mengambil bayaran dari saya, dan ia mengatakan kepada saya: “anda seperti ibu saya dan seorang anak tidak mengambil dari ibunya sesuatu pun terutama ketika dia pergi ke tempat berdoa.” Sementara jika supir taksi kristen ia akan mengambil bayaran dan mengatakan:” ini sudah menjadi pekerjaan saya.”


Perlu dicatat bahwa jumlah muslim di Rusia  mencapai sekitar 20 juta jiwa, setelah kemerdekaan lima belas tahun yang lalu dari republik dari Uni Soviet, sedangkan di kota Moskow jumlah muslim telah mencapai satu juta jiwa.(hr/IM)


Sumber : Eramuslim.com

Ahmad Thomson : Jika Yesus adalah Tuhan yang Disalib, Siapa yang Menghidupi Surga dan Dunia?

2 comments
Pemilik nama kecil Martin Thomson ini dikenal sebagai pengacara terkemuka di Inggris. Ia juga mengetuai Wynne Chambers, badan hukum Islam yang didirikannya pada 1994.

Berislam 38 tahun lalu, Thomson meyakini cara terbaik mengamalkan ajaran Islam adalah memahami dan meneladani sumbernya, yakni Alquran dan Sunah Rasulullah SAW. “Seperti pepatah yang mengatakan bahwa semakin dekat kita pada sumber mata air, semakin murni air yang kita minum,” ujar pria kelahiran Afrika ini.

Dilahirkan di Rhodesia Utara (sekarang Zambia), Thomson menempuh pendidikan dasar serta menengahnya di Rhodesia Selatan (sekarang Zimbabwe). Masa awal hidupnya, ia lalui di daerah-daerah terpencil Afrika yang kala itu belum tersentuh peradaban modern, seperti listrik, gas, dan saluran air bersih.

Lahir dan besar di Afrika, Thomson muda merasa tidak puas pada ajaran Kristen. Ia mulai mempertanyakan banyak hal seperti, “Jika setiap manusia itu sama di hadapan Tuhan, lalu mengapa kaum Afrika kulit putih seperti dia harus beribadah di gereja yang berbeda dengan kaum kulit hitam?”
Pertanyaan lain yang kerap mengganggunya sebagai pemeluk Kristen adalah soal ketuhanan Yesus. “Jika Yesus adalah Tuhan, kepada siapa dahulu ia berdoa? Jika Yesus adalah Tuhan dan disalib, lalu siapa yang menghidupi surga dan dunia? Pertanyaan itu tak pernah terjawab selama aku memeluk ajaran Kristen,” ujar lulusan Exeter University, Inggris, ini.

Ketika berusia 12 tahun, Thomson sampai pada satu titik di mana ia memercayai Tuhan dan Yesus. “Hanya saja, aku tidak yakin pada gereja.” Terhenti pada berbagai pertanyaan itu, Thomson mulai membaca apa pun dan memikirkan kehidupan yang dijalaninya sejauh itu. Ia mengunjungi berbagai kelompok spiritual dan mencoba meditasi selama beberapa bulan. “Itu menenangkan, tapi sama sekali tak mengubah gaya hidupku.”
Hingga akhirnya, Thomson bertemu Syekh Abdalqadir as-Sufi (tokoh tarbiyah, penggagas Gerakan Dunia “Murabitun”). Pertemuan itu menjadi awal perkenalannya dengan Islam, agama yang tak pernah terpikirkan oleh Thomson sebelumnya.

Saat berbicara dengan Syekh Abdalqadir dan mendengarkan berbagai hal yang disampaikannya, Thomson merasa telah menemukan jalan menuju transformasi yang ia butuhkan. “Sejak itu, perlahan aku menemukan jawaban atas semua pertanyaan yang memenuhi otakku,” katanya. Thomson pun rutin mengunjungi pusat kajian Islam Syekh Abdalqadir. Ia juga membaca The Book of Stranger yang ditulis Sang Syekh.
Thomson mantap mengakhiri pencariannya pada 13 Agustus 1973. Ia pun mengikrarkan syahadat dan berhaji empat tahun kemudian. Sepulang haji, ia menyelesaikan pelatihannya sebagai pengacara. Lalu, pada 26 Juli 1979, ia dipanggil ke Pengadilan England & Wales dan mulai meniti karier di bidang advokasi dan hukum Islam.

Thomson pertama kali memperoleh perhatian publik pada 2001, saat tampil dalam sebuah film dokumenter berjudul My Name is Ahmed yang menyabet sebuah penghargaan. Ia pun tampil di film dokumenter lainnya, Prince Naseem’s Guide to Islam. Kedua film itu ditayangkan di BBC2 pada Agustus 2001. Setelah itu, wajahnya kerap mewarnai layar kaca dalam berbagai program, terutama program-program Islam.

1 1Kini, hari-harinya diisi dengan aneka kegiatan keislaman, mulai dari memberikan ceramah rutin tentang Islam di berbagai wilayah di Inggris, menulis untuk Jurnal al-Kala, sampai menjadi kontributor tetap dalam konferensi lintas agama yang digelar setiap tahun di Masjid Regents Park dan Pusat Kebudayaan. Beberapa buku karyanya yang cukup menggemparkan dan sangat sulit dicari terjemahannya , buku yang membongkar apa dan bagaimana  konspirasi Yahudi di dunia ini yang berjudul , yaitu Dajjal the Anti Christ  (bbrp/ROI/Eramuslim/HK)
Bila ingin memiliki buku tersebut, bisa kunjungi link ini :
Resensi Buku : Anda Akan Terkejut Baca Buku Ini, “Sistem Dajjal” , Karya Ahmad Thomson

Sumber : Eramuslim.com

Lubang Problematika Hidup

Leave a Comment
Dua anak kecil, kakak adik, tampak sibuk di sebuah pojok pekarangan rumah. Salah satu dari mereka terlihat menelungkup seperti mengambil sesuatu dari balik lubang kecil. Sementara yang satunya lagi begitu serius memperhatikan sang kakak. Sambil sesekali ikut melongok ke arah lubang, tangan kanannya tetap erat mencekal ranting kecil.

“Dapat, Kak?” ujar sang adik menampakkan wajah penasaran.
“Belum, Dik. Lubangnya dalam sekali!” jawab sang kakak yang masih ingin mencoba merogohkan tangannya lebih dalam ke pangkal lubang.
Rupanya, dua anak itu sedang berusaha mengambil sebuah bola pimpong yang masuk ke lubang. Tibalah giliran sang adik mengorek-ngorek lubang dengan rantingnya. Ia berharap, bola pimpong bisa tersangkut di ujung ranting dan tercungkil keluar lubang. Tapi, selalu saja ia gagal.

Di tengah kebingungan itu, seorang ibu menghampiri mereka. Ia melongok-longok mencari tahu apa yang sedang dilakukan dua anaknya dengan sebuah lubang. Tak lama kemudian, sang ibu pun mengangguk pelan.
“Belum berhasil, Nak?” tanya sang ibu sambil memberikan isyarat kehadirannya.
“Belum, Bu. Lubangnya dalam sekali!” ujar kedua bocah itu memperlihatkan keputusasaan.
“Nak,” ujar sang ibu sambil memegang dua pundak anak-anaknya. “Coba kau isikan air ke lubang. Insya Allah, lubang akan memberikan kalian bola!”

***
Mencari solusi dalam problematika hidup mungkin tak ubahnya dengan upaya mengeluarkan sesuatu yang kita inginkan dari dalam lubang yang dalam dan gelap. Butuh cara bijaksana agar yang kita inginkan bisa kita dapatkan dengan mudah.

Sayangnya, tak semua kita mampu bijaksana menyikapi lubang problematika hidup tersebut. Tak banyak yang memahami bahwa mencari solusi dari masalah tidak melulu dengan upaya ingin mendapatkan sesuatu. Tapi justru dengan semangat memberi. Dari memberi itulah, ia mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Tepat sekali apa yang diucapkan sang ibu kepada dua anaknya, “Penuhi lubang dengan air, ia akan memberimu bola!” (mn)

Sumber : http://www.eramuslim.com/oase-iman/lubang-problematika-hidup.htm#.Uo2eqCc4ms8

Move Prestashop From Localhost to Hosting

Leave a Comment
This article describes how to migrate Prestashop installation from your PC (localhost) to your domain. The reverce process is pretty much the same. On localhost I’m using XAMPP, which works well for Prestashop without setting any special parameters.

1. Copy all files from from localhost to your FTP, usually into root folder or folder like “shop”

2. Backup database from localhost
Login to phpMyadmin on localhost (http://localhost/phpmyadmin/), select your database to see all the tables. Click on export tab. You can use “Quick” method to export it as .sql file or choose “Custom” and export database as compresssed file (zipped, gzipped, bzipped). I recommend compress the database, so you can upload smaller file in next step.



3. Import database on hosting server
Again, login to phpMyAdmin, select your database (usually you have to create it in administration of hosting account). Make sure your database has setup same collation (usually utf8_general_ci). Click on Import tab, select database file that you exported in previous step and click GO.

4. Change domain name and shop path in database
- Go to ps_configuration table and change PS_SHOP_DOMAIN and PS_SHOP_DOMAIN_SSL from ‘localhost’ to your domain name, e.g. mydomain.com



- Go to ps_shop_url and change again ‘domain’, ‘domain_ssl’ fields to your domain name and ‘physical_uri’. If you copied files into root folder, the path will be simply ‘/’.


5. Edit /config/settings.inc.php
and change details for connection to new database (usually you have to change _DB_SERVER_, _DB_NAME_, _DB_USER_, _DB_PASSWD_).

It’s also better to clear cookies and browser history.
Now you you can login to administration.


Cara Menghitung Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal

Leave a Comment
Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa SMK/SMA atau bahkan siswa SMP. Ada empat basis bilangan yang sering digunakan yakni :
  • bilangan berbasis dua atau yang sering disebut dengan bilangan biner (binary), digit yang digunakan adalah 0 dan 1
  • bilangan berbasis delapan atau sering juga disebut oktal (octal), digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7, 8
  • bilangan berbasis sepuluh atau desimal yang sering kita digunakan dalam kehidupan sehari-hari, digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9; serta
  • bilangan berbasis enambelas atau heksadesimal (hexadecimal), dengan digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, 3, …, 8, 9, A, B, …, E, F. Dimana A sebagai pengganti nilai 10, B=11, C=12, dst.

Berikut ini akan dibahas satu persatu bilangan tersebut serta bagaimana cara melakukan konversi antar basis bilangan :

1. Bilangan Desimal

Bilangan desimal (decimal) merupakan bilangan dengan basis 10. Angka untuk bilangan desimal adalah 0, 1, 2, … , 8, 9. Bilangan ini sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap digit dalam sebuah bilangan dalam basis 10 dapat memiliki besaran tertentu dalam basis 10.
Contoh:
1075 akan terdiri dari 1 ribuan, 0 ratusan, 7 puluhan dan 5 satuan, atau secara matematis dapat ditulis sebagai :
1075 = (1x103) + (0x102) + (7x101) + (5x100)


Rumus Konversi Desimal ke Basis Bilangan Lainnya
Untuk melakukan konversi dari bilangan desimal ke basis bilangan lainnya, misal basis n, adalah dengan membagi bilangan tersebut dengan n secara berulang sampai bilangan bulat hasil bagi nya sama dengan nol. Lalu sisa hasil bagi dari setiap iterasi ditulis dari terakhir (bawah) hingga ke awal (atas). Untuk lebih jelasnya lihat contoh konversi desimal ke basis lainnya pada penjelasan berikutnya.


 Gambar: Cara konversi bilangan desimal ke basis bilangan lainnya



Konversi Desimal ke Biner
Dengan menggunakan rumus perhitungan konversi bilangan desimal ke basis lainnya kita bisa lakukan sebagai berikut.
Contoh :
6710 = …….2 ?
Misalkan kita akan melakukan konversi 67 basis sepuluh (desimal) ke dalam basis 2 (biner).

  1. Pertama-tama kita bagi 67 dengan 2, didapat bilangan bulat hasil bagi adalah 33 dengan sisa hasil bagi adalah 1, atau dengan kata lain 67 = 2*33 + 1
  2. Selanjutnya bilangan bulat hasil bagi tersebut (33) kita bagi dengan 2 lagi, 33/2 = 16, sisa hasil bagi 1.
  3. Kemudian kita ulangi lagi, 16/2 = 8, sisa hasil bagi 0.
  4. Ulangi lagi langkah tersebut sampai bilangan bulat hasil bagi sama dengan 0. Setelah itu tulis sisa hasil bagi mulai dari bawah ke atas.
  5. Dengan demikian kita akan mendapatkan bahwa 6710 = 10000112.
  6. Bila komputer/laptop anda tersedia microsoft excel, maka anda dapat menggunakan fungsi DEC2BIN() untuk melakukan konversi dari bilangan desimal ke biner.


 Gambar: Cara konversi bilangan desimal ke biner



Konversi Desimal ke Oktal
Dengan rumus yang sama seperti biner kita bisa lakukan juga untuk bilangan berbasis 8 (oktal).
Contoh:
6710 = …….8 ?

  1. Pertama-tama 67/8 = 8, sisa 3
  2. Lalu 8/8 = 1, sisa 0,
  3. Terakhir 1/8=0, sisa 1.
  4. Dengan demikian dari hasil perhitungan didaptkan 6710 = 1038
  5. Anda juga dapat menggunakan fungsi microsoft excel DEC2OCT() untuk konversi bilangan desimal ke oktal.


 Gambar: Cara konversi bilangan desimal ke oktal



Konversi Desimal ke Heksadesimal

Seperti halnya biner dan oktal, kita pun akan menggunakan teknik perhitungan yang sama.
Contoh 1:
6710 = …….16 ?

  1. Pertama-tama 67/16 = 4, sisa 3
  2. Lalu 4/16 = 0, sisa 4,
  3. Dengan demikian dari hasil perhitungan didapatkan 6710 = 4316


 Gambar: Cara konversi bilangan desimal ke heksadesimal


Contoh 2:
9210 = …….16 ?

  1. Pertama-tama 92/16 = 5, sisa 12 (ditulis C)
  2. Lalu 5/16 = 0, sisa 5,
  3. Dengan demikian dari hasil perhitungan didapatkan 9210 = 5C16


 Gambar: Cara konversi bilangan desimal ke heksadesimal



2. Bilangan Biner

Bilangan biner (binary) merupakan bilangan berbasis dua. Angka dari bilangan biner hanya berupa angka 0 dan 1.

Konversi Biner ke Desimal
Untuk melakukan konversi dari bilangan biner atau bilangan berbasis selain 10 ke bilangan berbasis 10 (desimal) maka anda tinggal mengalikan setiap digit dari bilangan tersebut dengan pangkat 0, 1, 2, …, dst, dari basis mulai dari yang paling kanan.

Contoh :
101102 = …….10 ?

101102 = + 1x24 + 0x23 + 1x22 + 1x21 + 0x20 = 16 + 0 + 4 + 2 + 0 = 2210

Gunakan fungsi BIN2DEC() di microsoft excel untuk konversi biner ke desimal.


Konversi Biner ke oktal
Untuk melakukan konversi biner ke oktal lakukan bagi setiap 3 digit menjadi sebuah angka oktal dimulai dari paling kanan.

Contoh :
101102 = …….8 ?
  1. Pertama-tama bagi menjadi kelompok yang terdiri dari 3 digit biner: 10 dan 110.
  2. Kemudian konversi setiap kelompok dengan menggunakan perhitungan konversi biner ke desimal.
  3. Sehingga didapat 101102 = 268
  4. Anda juga bisa menggunakan fungsi BIN2OCT yang disediakan di microsoft excel


 Gambar: Cara konversi bilangan biner ke oktal



Konversi Biner ke Hexadesimal
Konversi biner ke heksa desimal mirip dengan konversi biner ke oktal. Hanya saja pembagian kelompok terdiri dari 4 digit biner. Selain itu untuk nilai 10, 11, 12, .., 15 diganti dengan huruf A, B, C, …, F.

Contoh :
1110102 = …….16 ?
  1. Pertama-tama bagi menjadi kelompok yang terdiri dari 4 digit biner: 11 dan 1010.
  2. Kemudian konversi setiap kelompok dengan menggunakan perhitungan konversi biner ke desimal.
  3. Sehingga didapat 1110102= 3A16
  4. Anda juga bisa menggunakan fungsi BIN2HEX() yang disediakan di microsoft excel


 Gambar: Cara konversi bilangan biner ke oktal



3. Bilangan Oktal

Bilangan oktal (octal) adalah bilangan berbasis 8. Sehingga angka digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 7, 8.


Konversi Bilangan Oktal ke Desimal
Untuk konversi oktal ke binner anda perlu mengalikan digit dengan pangkat dari bilangan 8.

Contoh :
3658 = …….10 ?

Untuk melakukan konversi bilangan oktal ke bilangan berbasis 10 (desimal) lakukan dengan mengalikan setiap digit dari bilangan tersebut dengan pangkat 0, 1, 2, …, dst, dari basis mulai dari yang paling kanan.

3658 = (3 x 82)10 + (6 x 81)10 + (5 x 80)10 = 192 + 48 + 5 = 245

Untuk fungsi konversi oktal ke decimal di ms excel gunakan OCT2DEC()


Konversi Bilangan Oktal ke Biner
Cara ini merupakan kebalikan cara konversi biner ke oktal. Setiap digit oktal akan langsung dikonversi ke biner lalu hasilnya digabungkan.

Contoh:
548 = …….2 ?
  1. Pertama-tama hitung 58 = 1012 (Lihat cara konversi dari desimal ke biner)
  2. Lalu hitung 48 = 1002
  3. Sehingga didapat 548 = 1011002
  4. Anda juga dapat menggunakan rumus di ms excel OCT2BIN() yang akan menkonversi bilangan oktal ke biner


 Gambar: Cara konversi bilangan oktal ke biner



Konversi Bilangan Oktal ke Heksa desimal
Untuk perhitungan secara manual, konversi bilangan oktal ke desimal dilakukan dengan mengkonversi bilangan oktal ke bilangan basis antara terlebih dahulu. Ada dua cara yang sering digunakan untuk konversi oktal ke hexadecimal. Cara pertama konversi dahulu bilangan oktal ke desimal, lalu dari bilangan desimal tersebut dikonversi lagi ke heksadesimal. Cara kedua adalah dengan menkonversi bilangan oktal ke bilangan biner, lalu dari biner di konversi lagi menjadi bilangan heksadesimal. Cara kedua merupakan cara yang paling sering digunakan.

Contoh :
3658 = …….16

  1. Konversi bilangan oktal menjadi bilangan biner

    3658 = 11 110 101 2

    angka 3, 6, dan 5 dikonversi terlebih dahulu menjadi biner.
  2. Kemudian bilangan biner tersebut dikelompokkan setiap 4 digit dimulai dari yang paling kanan
  3. Selanjutnya 4 digit biner transformasikan menjadi heksadesimal
    11 110 101 2 = F516


 Gambar: Cara konversi bilangan oktal ke biner secara manual dan otomatis



4. Bilangan Heksadesimal

Bilangan heksadesimal (hexadecimal)merupakan bilangan berbasis 16. Sehingga angka digit yang digunakan adalah 0, 1, 2, …, 8, 9, A, B, …, E, F dimana A s/d F merupakan nilai untuk 10 s/d 15 desimal.


Konversi Bilangan Heksa desimal ke desimal
Untuk konversi heksadesimal ke desimal lakukan dengan mengalikan digit bilangan heksa dengan pangkat bilangan 16 dari kanan ke kiri mulai dengan pangkat 0, 1, 2, …, dst

Contoh :
F516 = …….8 ?

F516 = (15 x 161)10 + (5 x 16-0)10 = 240 + 5 = 245

Untuk fungsi konversi heksadesimal ke desimal di ms excel gunakan fungsi HEX2DEC()



Konversi Bilangan Heksadesimal ke Biner
Cara ini merupakan kebalikan cara konversi biner ke heksadesimal. Setiap digit heksadesimal langsung dikonversi ke biner lalu hasilnya dipadukan.

Contoh:
F516 = …….2 ?
  1. Pertama-tama hitung F16 = 11112 (F16 = 1510 = 11112, Lihat cara konversi dari desimal ke biner)
  2. Lalu hitung 516 = 01012 (harus selalu dalam 4 digit biner, bila nilai hasil konversi tidak mencapai 4 digit biner maka tambahkan angka 0 di depan hingga menjadi 4 digit biner)
  3. Kemudian didapat F516 = 111101012
  4. Fungsi di ms excel yang dapat anda gunakan untuk mengkonversi heksadesimal ke biner adalah HEX2BIN()



 Gambar: Cara konversi bilangan heksadesimal ke biner secara manual dan otomatis



Konversi Bilangan Heksa Desimal ke Oktal
Untuk konversi heksa desimal ke oktal mirip dengan cara konversi oktal ke desimal. Lakukan konversi heksadesimal ke biner terlebih dahulu lalu dari binner di konversi lagi ke oktal.

Contoh :
F516 = …….8

  1. Konversi bilangan heksadesimal menjadi bilangan biner

    F516 = 1111 01012

    angka F dan 5 dikonversi terlebih dahulu menjadi biner.
  2. Kemudian bilangan biner tersebut dikelompokkan setiap 3 digit dimulai dari yang paling kanan
  3. Selanjutnya 3 digit biner transformasikan menjadi oktal
    11 110 101 2 = 3658


 Gambar: Cara konversi bilangan heksadesimal ke oktal  secara manual dan otomatis




Tips Cara Menghitung Bilangan Desimal, Biner, Oktal, dan Heksadesimal

Untuk perhitungan konversi bilangan secara manual memerlukan ketelitian, ketekunan dan latihan yang tekun. Untuk mengecek/menguji hasil perhitungan manual dari latihan yang anda lakukan gunakan fungsi konversi di microsoft excel yang telah disediakan.
Terima kasih telah membaca Cara Menghitung Bilangan Desimal, Biner, Oktal & Heksadesimal. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.cara.aimyaya.com/2013/02/cara-konversi-bilangan-desimal-biner.html

Tipe Belajar Visual, Auditori atau Kinestetik

2 comments
Setiap orang memiliki cara dan metode belajarnya sendiri. Ada yang lebih senang belajar sendiri, belajar berkelompok, belajar dengan melihat, mendengar atau mengerjakan sesuatu agar sesuatu yang ia pelajari dapat diingat dan dipahaminya dengan baik. Untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam diri kita, tentu ada baiknya kita terlebih dulu mengerti dan mengetahui bagaimana sebenarnya tipe belajar kita sendiri.
Menurut DePetter dan Hearchi, 2003, tipe belajar merupakan gaya belajar yang dimiliki oleh setiap individu yang merupakan cara termudah dalam menyerap, mengatur dan mengolah informasi. Sutanto, 2006, membagi tipe belajar seseorang menjadi tiga hal:
  1. Manusia visual, dimana ia akan secara optimal menyerap informasi yang dibacanya/dilihatnya.
  2. Manusia auditori, dimana informasi yang masuk melalui apa yang didengarnya akan diserap secara optimal.
  3. Manusia kinestetik, dimana ia akan sangat senang dan cepat mengerti bila informasi yang harus diserapnya terlebih dahulu “dicontohkan” atau ia membayangkan orang lain melakukan hal yang akan dipelajarinya.

Sejalan dengan hal tersebut, DePetter dan Hearchi, 2003, mendeskripsikan ciri-ciri tipe belajar seseorang menjadi sebagai berikut:

1. Tipe Visual
Orang visual akan lebih memahami melalui apa yang mereka lihat. Warna, hubungan ruang, potret mental dan gambar menonjol dalam modalitas ini. Adapun beberapa ciri orang dengan tipe belajar visual, yaitu :
  • Rapi, teratur, memperhatikan segala sesuatu dan menjaga penampilan
  • Berbicara dengan cepat
  • Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik
  • Pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran mereka
  • Lebih mengingat apa yang dilihat daripada yang didengar
  • Mengingat dengan asosiasi visual
  • Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis dan sering meminta orang lain untuk mengulangi ucapannya.
  • Lebih suka membaca daripada dibacakan dan pembaca yang cepat
  • Mencoret-coret tanpa arti selama berbicara di telepon atau dalam rapat
  • Lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato
  • Lebih menyukai seni gambar daripada musik
  • Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban yang singkat ya atau tidak
  • Mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai memilih kata-kata yang tepat
  • Biasanya tidak terganggu dengan keributan
2. Tipe Auditori
Orang dengan tipe ini akan lebih memahami sesuatu melalui apa yang mereka dengar. Modalitas ini mengakses segala jenis bunyi dan kata. Musik, irama, dialog internal dan suara menonjol pada tipe auditori. Seseorang yang sangat auditori memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Suka berbicara kepada diri sendiri saat bekerja
  • Perhatiannya mudah terpecah dan mudah terganggu oleh keributan
  • Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
  • Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
  • Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, perubahan dan warna suara
  • Merasa kesulitan untuk menulis dan lebih suka mengucapkan secara lisan
  • Berbicara dalam irama yang terpola
  • Lebih suka musik daripada seni gambar
  • Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat
  • Suka berbicara, suka berdiskusi dan menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar
  • Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
  • Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visualisasi, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
  • Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
  • Biasanya pembicara yang fasih
3. Kinestetik
Orang dengan tipe kinestetik belajar malalui gerak, emosi dan sentuhan. Modalitas ini mengakses pada gerakan, koordinasi, irama, tanggapan emosional, dan kenyamanan fisik. Ciri-ciri orang dengan tipe belajar kinestetik yaitu :
  • Berbicara dengan perlahan
  • Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka saat berbicara
  • Berdiri berdekatan saat berbicara dengan orang
  • Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
  • Belajar melalui memanipulasi dan praktik
  • Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
  • Menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
  • Banyak menggunakan isyarat tubuh
  • Tidak dapat diam untuk waktu yang lama
  • Tidak dapat mengingat geografis, kecuali jika mereka memang telah pernah berada di tempat itu.
  • Menyukai permainan yang menyibukkan
  • Mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca, suka mengetuk-ngetuk pena, jari, atau kaki saat mendengarkan
  • Ingin melakukan segala sesuatu
  • Kemungkinan tulisannya jelek
Selain ketiga tipe belajar tersebut, DePetter juga menambahkan bahwa ada tipe campuran dari tiga tipe belajar diatas, misalnya Auditori-visual atau Visual-kinestetik atau bisa ketiga-tiganya tapi biasanya satu tipe belajar lebih mendominasi.

Jadi, menurutmu, yang manakah tipe belajarmu? Jika bisa ditemukan, maka ada baiknya dimaksimalkan.